Pemerintah
Perdais Diharapkan Akomodasi Semua Kepentingan PDF Cetak Email
Kamis, 14 Pebruari 2013 02:44

YOGYAKARTA ( 13/02/2013 ) portal.jogjaprov.go.id,- Perdais diharapkan dapat  mengakomodasi  berbagai  keinginan dan membawa kemudahan bagi masyarakat, bukan hanya birokrat saja.akan tetapi semua warga masyarakat Yogyakarta akan merasa terayomi, tentram  hidup damai dalam lingkungan masyarakat .

 

Harapan demikian disamapikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ketika menerima rombongan Komite I dan IV Dewan Perwakialan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) yang dipimpin GKR Hemas siang/sore kemari (Rabu,13/2/) di Gedung Pracimosono,Kepatihan,Yogyakarta.

 

Dikatakan Gubernur DIY bahwa Peraturan Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta ( Perdais ) saat ini sedang digodok oleh Pemerintah Daerah Istimewaa Yogyakarta bersama DPRD DIY, dimana Perdais merupakan amanah Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta No. 13 Tahun 2012.

 

Lebih lanjut Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan bahwa, Perdais yang sedah dibahas ini akan mengakomodir kepentingan masyarakat umum, khususnya berkaitan dengan kepentingan menjaga kedamaian dan ketertiban bersama di Yogyakarta.

 

Menurut Sultan HB X Perdais disusun dalam koridor semangat ke bhineka-an, kemajemukan masyarakat yang ada di Yogyakarta, Sehingga Perdais yang dihasilkan bisa mengakomodir semua kepentingan masyarakat dari lapisan bawah hingga atas.

 

Sementara itu GK..R Hemas selaku Ketua Rombongan DPD RI Komite I dan IV mengatakan bahwa tujuan kunjungan kerja DPD RI, ingin membantu Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, dan akan mengawal proses pembahasan Rancangan  Perdais,hingga  benar benar terwujud.  Kata GKR Hemas.

 

 Ditempat yang sama Pimpinan Komite I,DPD RI, Alirman.SH.M.Hum.MM,   menekankan bahwa Ke Istimewaan Yogyakarta harus diterjemahkan secara komprehensif dan holistik,  dengan kelahiran Perdais, harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan akan memberikan kemudahan bagi semua komponen dalam rangka memberikan pelayanan publik.

 

Sedangkan perwakilan komite IV, Prof. Jhon Pheris, SH., MS, mengatakan bahwa Yogyakarta merupakan kota yang melahirkan kelompok - kelompok cendikiawan yang Pluralis, Nasionalis dan Pancasilais, maka  Perdais juga harus bisa menjabarkan tentang dana keistimewaan.

 

Prof. Jhon Pheris, SH., MS  menyatakan bahwa Yogyakarta memang Istimewa, pada dasar sama dengan   membangun daerah otonomi khusus. Menurutnya dengan adanya Perdais, untuk  dana keistimewaan harus digiring dan dikawal bersama,  jangan sampai diberikan Keistimewaan namun dananya tidak Istimewa, karena Daerah Istimewa Yogyakarta ini sudah melahirkan tokoh-tokoh besar yang sudah mendidik banyak rakyat .jelas Prof Jhon Pheris.

 

Acara dilanjutkan diskusi dengan SKPD yang dipandu oleh  Drs .Tavip Agus Rayanto.M.Si Kepala Bappeda DIY.  (skm/div)



Sebarkan Artikel ini ke Social Network Favoritmu
 
 

Tambahkan Komentar


Security code
Refresh