Pengunjung Jogja
Polisi Pariwisata DIY Siap Kawal Keamanan Wisatawan di Obyek Wisata Di DIY PDF Cetak Email
Jumat, 20 April 2012 03:11

 

Polisi Pariwisata DIY Siap Kawal Keamanan Wisatawan di Obyek Wisata Di DIY

Yogyakarta(21/04/2012) pemda-diy.go.id. ‚Äď Sesuai dengan misinya yaitu untuk mewujudkan kota Yogyakarta sebagai kota tujuan wisata dan pendidikan yang aman dan nyaman bagi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara Polisi Pariwisata di bawah Komando¬†Polda DIY siap membantu memberikan bantuan keamanan¬†¬†pada wisatawan.

Hal tersebut di sampaikan  Kasubdit Pariwisata Direktorat DITPAMOBVIT Polda DIY AKBP Djunjung  Marasukmana di sela-sela apel pagi  kepada reporter pemda-diy.go.id  tadi pagi (Jum’at,21/04/2012) di Halaman Kepatihan Yogyakarta

Djunjung lebih lanjut menjelaskan bahwa tugas pokok dari polisi pariwisata sendiri adalah bertugas di tempat/obyek wisata  seperti di Kraton,  Benteng Vredeburg, Gedung Agung, Jalan Malioboro, Prambanan, Gembiroloka sekaligus dimana wilayah itu banyak wisatawan asingnya.

Ketika ditanya dalam rangka apa apel pagi ini dilakukan ? Djunjung lebih lanjut menambahkan bahwa apel pagi ini diadakan dalam rangka terobosan-terobosan  dari tugas Polisi Pariwisata yang didukung dengan kendaraan Golfcar, sepeda onthel  untuk patroli diobyek-obyek wisata di  Kota Yogyakarta yang dikenal  wisatawan yogyakarta memiliki sejumlah keunikan.

Disinggung berapa jumlah kebutuhan personil Polisi Pariwisata di DIY ini mengingat  jumlah obyek wisata di diy cukup banyak. Kasubdit Pariwisata Polda DIY  AKBP.Djunjung Marasukmana mengatakan bahwa di bawah Direktorat DITPAMOBVIT Polda DIY  menurut DSPnya itu berjumlah  120 an,  tetapi sekarang ini baru ada  76 orang personil, sehingga untuk mencukupi kebutuhan Polisi pariwisata di Yogyakarta ini masih kurang. Sebagai contoh Jalan Maloboro saja baru ada 21 personil di seputaran Malioboro.

Sehingga lanjut Djunjung dengan personil  yang ada Polisi Pariwisata yang kita miliki ini setiap harinya patroli baik dengan menggunakan Mobil Golfcar maupun sepedha onthel.Dengan  menggunakan kendaraan yang ramah ini harapannya memudahkan  masyarakat atau wisatawan yang membutuhkan informasi dan sebagainya.

Adapun yang menjadi sasaran pengamananya adalah wisatawan, obyek wisata, hotel penginapan dan akomodasi pariwisata, pedagang asongan dan pedagang kaki lima, art galeri,  transportasi wisata, area parkir kendaraan wisata masyarakat praktisi wisata.
(Kar/rsd).

Humas DIY.

 

Terakhir di Update pada Senin, 23 April 2012 03:08
 

Komentar  

 
0 #1 iin 2012-07-14 05:48
Salam Pariwisata,,
Sy dr insan pariwisata menyampaikan bahwa kurangnya keramahan polisi di Jogja menjadi ketidaknyamanan bagi kami pihak Biro perjalanan wisata yg membawa wisatawan ke Jogja. Sy pnya pngalaman pribadi, saat itu (Juni 2012) sy membawa wisatawan domestik sbnyak 4 bus ke Keraton.. arah kami dr Taman Pintar menuju Alun2.. di perempatan BNI kami belok kiri menuju alun2.. karena ketidak pahaman ttg rambu2 lalu lintas yg kurang jelas maka bus sy di tilang oleh polisi. Mohon kerjasamanya untuk lebih CARE terhadap insan pariwisata. Kami datang ke Jogja untuk memperkenalkan budaya Jogja kepada khalayak umum. Mohon di beri kemudahan dalam mengakses tempat wisata di Jogja agar sepadan dg Bali mengenai pelayan kepada wisatawan.
Sukses selalu.
Quote
 

Tambahkan Komentar


Security code
Refresh