Kunjungan Komisi II DPRD Sumbar ke DIY

Tanggal Rilis :
Kamis, 18 Januari 2018
Penulis Artikel :
Humas
Fotografer :
alh
Lokasi :
Gedung Indische Kepatihan

Yogyakarta (18/01/2018) jogjaprov.go.id – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Budi Wibowo, SH, MM siang ini mewakili Gubernur DIY menerima  kunjungan  Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat bersama dengan Pemda,  di Gedung Indische, Kepatihan Yogyakarta pada Kamis, (18/01). Kunjungan rombongan yang dipimpin oleh Darmawi ini bertujuan untuk melakukan studi bandig berkaitan dengan sedang disusunnya Raperda tentang Rencana Pembangunan  Industri di Sumatera Barat.

Dalam kesempatan itu  Budi Wibowo menjelaskan bahwa Raperda tentang  Rencana Pembangunan Industri Daerah Istimewa Yogyajarta tahun 2018 – 2038, berdasarkan hak inisiasi Pemda DIY baru akan dibahas pada tahun ini.

Oleh Kementrian Perindustrian secara khusus DIY dikembangkan sebagai kawasan industri di daerah Kulonprogo bersama dengan tiga daerah lain di Indoneisa yaitu : Sei Mangkei di Sumatera, Dumai di Riau, dan Bitung di Sulawesi.

Keempat kawasan tersebut dipersiapkan menjadi kawasan industri khusus, dan saat ini tengah disiapkan serta dimatangkan master plannya. Menurutnya, penetapan tersebut didasari oleh enam kriteria, yaitu kondisi lokasi kawasan industri saat ini, multiplier effect kawasan terhadap perkembangan industri, prospek investasi, komitmen investasi dan pemerintah daerah, penyebaran industri ke luar Jawa serta prioritas usulan dalam kawasan ekonomi khusus.

Dijelaskan pula bahwa kawasan industridi DIY bertujuan untuk : meningkatkan kerjasama antara pemerintah dengan swasta, swasta dengan swasta serta pemerintah dengan pemerintah. Selain itu menyediakan pelayanan  yang lebih baik kepada calon investor dan menyediakan infrastuktur yang memadai untuk kegiatan bisnis. Disamping itu juga untuk meningkatkan penanaman modal dan meningkatkan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran.

Kepada rombongan dijelaskan pula bahwa Pemerintah Daerah hanya menentukan rencana detil wilayah mana saja yang dapat dijadikan kawasan industri dan memastikan bahwa lahan yang tersedia saat ini bukan merupakan lahan hijau.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro Perekonomian Setda DIY, dan perwakilan dari beberapa OPD.

HUMAS DIY

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN