Gubernur DIY: Desain Bandara Baru Harus Miliki Roh Yogyakarta

Tanggal Rilis :
Jumat, 09 Februari 2018
Penulis Artikel :
Humas
Fotografer :
alh
Lokasi :
Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta

Yogyakarta (08/02/2018) jogjaprov.go.id - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan desain New Yogyakarta International Airport (NYIA) harus memiliki roh Yogyakarta yang kaya akan filosofi. Gubernur DIY pun berharap tiap rancangan yang telah disepakati bersama PT Angkasa Pura I selama ini bisa benar-benar terealisasikan.

 

 

Hal tersebut diungkapkan Gubernur DIY usai menggelar pertemuan tertutup bersama jajaran Pemerintah Daerah DIY dan PT Angkasa Pura I di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Kamis (08/02). Dikatakan Sri Sultan, pertemuan tersebut digelar dengan fokus pembicaraan pada desain bandara baru di Kulon Progo. 

 

“Pertemuan ini membahas masalah desain. Desain sudah diselesaikan, hanya tinggal masalah detailnya saja. Tapi pokok-pokok seperti atap, desain per ruang dan sebagainya, sudah disepakati. Kita kan ini sudah bicara empat kali, ya sudah selesai,” ungkap Sri Sultan.

 

Ngarsa Dalem pun menuturkan, pada tiap desain ruang NYIA nantinya, potensi kebudayaan, peradaban dan potensi sejarah yang ada di Yogyakarta harus terungkap menjadi roh yang bisa memperindah. Baik itu yang menyangkut masalah teknologi kekinian, maupun detail desain ruangan.

 

“Semuanya harus ada, tidak sekadar dipasangi lukisan atau gambar untuk mengisi ruang kosong. Tapi apa yang diletakkan punya nilai filosofi dan memberikan roh di tiap ruang. Jadi kalau orang masuk, bisa tahu ini sejarah, ini tradisi, ini potensi Yogyakarta,” papar Gubernur DIY.

 

Sri Sultan pun menambahkan, tradisi masyarakat dari enam desa yang dibebaskan tanahnya untuk pembangunan NYIA pun perlu dimunculkan dalam desain ruang yang ada. Sementara itu, konstruksi NYIA sendiri akan dimulai pada April 2018 mendatang.

 

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi menuturkan, pertemuannya dengan Gubernur DIY kali ini bertujuan melaporkan hasil desain bandara. Kedatangannya pun sekaligus meminta arahan terkait desain NYIA, baik interior maupun eksterior agar bisa sejalan dengan program pengembangan bandara baru di Kulonprogo tersebut.

 

“Kita harapkan desain ini tetap menggunakan kearifan lokal Yogyakarta sehingga bisa menjadi ciri khas dan bandara sendiri menjadi ikon untuk Yogyakarta ke depan,” imbuhnya.

 

Faik menambahkan, keberadaan NYIA nantinya dipastikan akan memberikan dampak yang sangat signifikan untuk pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta. Dirut Angkasa Pura yang baru dilantik Desember 2017 lalu ini pun meyakini warga Yogyakarta akan menerima banyak manfaat dari keberadaan NYIA nantinya.

 

Terkait pembangunan, Faik menargetkan pembuatan runway bandara bisa diselesaikan pada Desember 2018 hingga Januari 2019 mendatang. Untuk pengoperasian awal, pihaknya menargetkan pada April 2019 dengan sistem pengoperasian terbatas. (Rt)

 

HUMAS DIY

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN