Pentingnya Integrasi Berbangsa di Tahun Politik

Tanggal Rilis :
Rabu, 07 Februari 2018
Penulis Artikel :
Humas
Fotografer :
Ade
Lokasi :
Kantor DPRD DIY

 

 

YOGYAKARTA (07/02/2018) jogjaprov.go.id – Alangkah baiknya jika sebagai bangsa bisa menjaga rasa cinta tanah air dengan mengingat alat pemersatu bangsa Indonesia.  Pesan ini disampaikan dalam agenda pengajian para Pejabat dan Aparat putaran kedua di Lingkungan Pemda DIY pada Rabu (07/02) pagi ini di Kantor DPRD DIY. 

Dengan tema “Integrasi Bangsa dalam Menghadapi Tahun Politik”, diharapkan kegiatan ini mampu memicu para pejabat dan aparat agar tetap menjaga rasa cinta tanah air Indonesia, khususnya di tahun 2018 ini yang diwarnai dengan pesta demokrasi di berbagai wilayah. Dalam sejarahnya, bangsa Indonesia pernah dijajah dan ditindas, namun tetap mempunyai cita-cita yang sama. Seperti yang tertuang dalam Sumpah Pemuda, “Bertumpah Darah yang Satu, Tanah Air Indonesia. Mengaku Berbangsa yang Satu, Bangsa Indonesia. Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia.” Semua berkeinginan menjadi satu kesatuan dengan alat pemersatu bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam hal ini, sebagai insan yang mengabdikan diri untuk negara, Dr. Ir. H. Sukamta, MT. dalam ceramahnya menyampaikan surah Al-Fathir  ayat 32 “Kemudian Kitab itu, Kami wariskan kepada orang-orang, yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri, dan di antara mereka ada yang pertengahan, dan di antara mereka, ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan, dengan ijin Allah. Yang demikian itu itu adalah karunia yang amat besar.

Dr. Ir. H. Sukamta, MT. juga berpesan agar para pemimpin dan staf hendaknya mendahulukan berbuat kebaikan dan berkontribusi untuk negara karena Allah, serta menjadikan apa yang dikerjakan sebagai bentuk keikhlasan sesuai peran masing-masing. Selain itu, antara pemimpin dengan rakyat diimbau untuk menciptakan kerukunan agar integrasi ini terus tercipta. (rk)

 

 

 

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN